Alat
yang bisa mengacaukan atau memblokir sinyal operator seluler itu disebut jammer/jamming.
Menurut Howstuffworks, cara kerja jammer adalah dengan mengganggu jaringan
seluler dengan memancarkan sinyal di frekuensi yang sama, dengan tenaga yang
cukup kuat. Akibatnya, kedua sinyal ini bertabrakan dan saling meniadakan.
Sebuah ponsel dirancang untuk memperbesar daya tangkapnya, jika terkena gangguan
kecil, maka jammer harus menyesuaikan diri dengan peningkatan tenaga ponsel
tersebut. Ponsel memakai dua frekuensi terpisah, satu untuk bicara dan satu
lagi untuk mendengarkan. Beberapa tipe jammer hanya memblokir salah satu
frekuensi, tapi efeknya bisa memblokir keduanya. Alat ini menipu ponsel dengan
mengira bahwa layanan tak tersedia, karena ia hanya menerima satu frekuensi.
Jammer/Jamming
dapat mengacaukan sinyal di tempat
manapun. Dengan teknik ini sinyal bisa di ground, sehingga sinyal akan
mengalami gangguan yang mengakibatkan kemacetan ketika penerimaan maupun
pengiriman data dan sinyal tidak dapat ditangkap sama sekali. Jamming akan
lebih berbahaya jika yang menggunakan adalah orang-orang yang tidak bertanggung jawab, contohnya : teroris.
Teroris yang tidak bertanggung jawab, dengan aksinya mengakibatkan jaringan
disuatu kota lumpuh tanpa sinyal.
Tipe
jammer yang lebih canggih dapat memblokir beberapa frekuensi sekaligus. Agar
bisa mengganggu kinerja ponsel, diperlukan alat yang bisa memancarkan frekuensi.
Meskipun sistem seluler yang berbeda memakai sinyal radio yang bisa diinterupsi.
Misalnya GSM, beroperasi pada frekuensi 900 Mhz dan 1800 Mhz di Eropa dan Asia,
sedangkan di Amerika menggunakan 1900 Mhz. Jammer ini bisa memancarkan sinyal
pada frekuensi manapun dan efektif untuk mengganggu jaringan AMPS, CDMA, TDMA,
GSM, PCS, DCS, iDEN dan Nextel. Ponsel analog yang kuno atau piranti digital
terbaru juga rentan terhadap pengacakan.
Jangkauan
jammer sangat ditentukan oleh kekuatan dan kondisi lingkungan sekitarnya.
Adanya bukit tinggi dan dinding gedung, bisa memblokir sinyal perusak. Jammer
bertenaga kecil hanya bisa memblokir dalam radius sembilan meter. Sedangkan
unit bertenaga besar menciptakan zona bebas telepon sampai seluas lapangan
sepak bola. Bahkan, unit yang dipakai aparat penegak hukum dan militer bisa
mematikan layanan komunikasi hingga 1,6 kilometer dari alat tersebut. Kini alat
pengacak sinyal dijual bebas di toko-toko elektronik dan perangkat digital.
Harga cukup mahal, sekitar Rp 5 juta ke atas, tergantung kapasitas dan
jangkauannya. Meski alat pengacak kini dijual bebas, ternyata jammer yang
bekerja di frekuensi 450 Mhz tidak tersedia di Indonesia. Dipasaran hanya
menjual yang bekerja di frekuensi mayoritas operator Indonesia yaitu 870 Mhz -
880 Mhz (CDMA), 930 Mhz – 960 Mhz (GSM), 1805 MHz – 1850 Mhz (DCS) dan 2110 Mhz
– 2170 Mhz (3G).
Nama : Nurul Izzah
NIM : 202138309066967
Kampus : Surya University
Dosen : Onno W. Purbo
ternyata sinyal juga ada yang ganggunya yaa, hehe bagus nurul info baru :)
BalasHapusmakasih nurul atas infonya :)
BalasHapusjangan lupa comment juga iya http://cirafo.blogspot.com/ :)
dalam game NFS juga ada jammer buat ganggu sinyal polisi. good keep posting
BalasHapusNice info. thx for sharing ;)
BalasHapuscara memgatasinya gimana gan biar ga ke ganggu
BalasHapus